IAI Ngawi Mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Ke-2 Di Bandung

Pada Jumat hingga Minggu, 15 sampai dengan 17 Februari 2019, Pimpinan Pusat Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) mengadakan rakornas di Prama Grand Preanger dan Hotel Savoy Homann di Bandung. Rakornas tersebut dikuti oleh seluruh perwakilan Perguruan Tinggi NU dari seantero Nusantara yang berjumlah 250 Perguruan Tinggi. Pembukaan Rakornas dihadiri oleh Ketua PBNU Bidang Pendidikan, Dr. Hanief Saha Ghofur, Ketua PW NU Jawa Barat, KH. Hasan Nuri Hidayatullah, dan Dirjen Sumberdaya Iptek Kemenristekdikti mewakili Menristekdikti.


Ketua PBNU Bidang Pendidikan dalam sambutannya menekankan tentang kewajiban PTNU untuk menyelenggarakan kuliah Aswaja dan Ke-NU-an bagi para mahasiswanya, sehingga karakterk Aswaja dan Ke-NU-an menjadi bagian dari karakteristik civitas academica PTNU. Beliau menegaskan bahwa bagi PTNU, Aswaja dan Ke-NU-an adalah fundamental values, ia menjadi ruh yang menggerakkan PTNU secara keseluruhan. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya penguatan manajemen dan tatakelola PTNU yang baik (good university governance), yang di antaranya dapat dilakukan secara tanggung renteng di antara sesama PTNU, di mana PTNU yang telah unggul dalam manajemen dan tatakelola membimbing PTNU lain secara berkesinambungan.


IAI Ngawi, sebagai Perguruan Tinggi NU di Ngawi, berperan aktif dalam acara Rakornas tersebut dengan mengirimkan dua delegasinya. Delegasi yang dikirim oleh IAI Ngawi adalah Dekan Fakultas Tarbiyah dan Dekan Fakultas Syariah. Delegasi IAI Ngawi terlibat dalam beberapa sidang Komisi dalam Rakornas tersebut, yakni Komisi Statuta dan Organisasi serta Komisi Program. Di sela-sela Rakornas, juga diselenggarakan beragam sarasehan dan seminar, di antaranya adalah tentang penguatan PTNU menghadapi tantangan revolusi industri 4.0, penguatan muatan bela negara di PTNU lewat Unit Kegiatan Mahasiswa, serta sosialisasi strategi percepatan angka kredit dosen dan guru besar PTNU. Rakornas berlangsung selama 3 hari, dan akan ditutup oleh Ketua PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, M.A., dan ketua LPTNU, Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. (Admin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *